Blogging is Art
Dengan kegagalan tersebut, saya mengetahui ribuan cara lampu agar tidak menyala (Thomas Alva Edison)

Era “linuxisasi” untuk pelajar.. Kapan mulai??

14 March 2010 | 6 Comments »

Linux's army!

Bukannya aku ini udah bebas dari “windows-iasi”. Tapi aku agak bingung juga dengar temenku yang takut pakek linux dengan alasan yang kurang masuk akal. Takut sulit mengoperasikan linux. Gak tau dia dapet info itu darimana, padahal belom coba. Dia belom tau kalo linux itu juga “windows versi gratis”. Mungkin bayangannya linux itu kayak jaman DOS dulu. Mau ngetik angka aja kudu nulis 1 paragraf. Aduh…..
Kurang lebih gini percakapannya :

“Eh, bid.. Apa tuh? Linux ya?!”
“Yak.. bener,, apik to??
“Keren sih keren. Apa nggak takut rusak, ribet.. de el el?”
“Alah,.. durung njajal kok wis ribet dulu to? Tapi apik to? Mau nyoba?”
“Ntar ada konfilk driver…”
“Coba, dulu.. ntar tak bantune (gaya, sok tau. hehe). Pake live CD ae dulu yo!”
“Live CD apaan?”
“Linuxnya nggak diinstall. Cuma portable gitulan bahasa kerennya alias kalo mainan linux pakek CD dulu. Kalo cocok diinstall”
“oke, wis.. Kapan2 leletopku tak bawane” Continue Reading

Random Quotes untuk Wordpress

14 March 2010 | 5 Comments »

Posting tentang koding kadang2 boleh kan?! hehe

Kalo kawan-kawan semua teliti, di bagian header belog ini akan muncul berbagai kata inspirasi dari berbagai sumber. Dari lagu, dari film sampek orang-orang terkenal. Nah, kali ini aku mau ngasih script alias file untuk gonta-ganti kata itu. Yah, sedikit coding dari pemula di PHP. Script ini bisa dipake di template wordpress ato di website yang pake PHP

Oke, bahan-bahannya nggak sulit kok. Cukup pake notepad ato apalah. Yang penting jangan pake Word Processor kayak Open Office, ato Microsoft Word. Pertama, donlod scriptnya dbawah, terus buka pake editor tadi.. Continue Reading

Epigrafi, sang pemecah “The History Code”

8 March 2010 | 9 Comments »

Kali ini aku mau ngasih tau “sandi ala Indonesia”, alias aksara. Kenapa sandi? Karena kalo gak orang Indonesia emang susah ngartikannya. hehe :D

vvikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam

Eits.. tapi jangan kaget dulu, ini bukan bahasa alien ato bahasa yang ngawur.. Asal tau aja, walo seperti ini, teks ini sudah diterjemahkan dari prasasti aslinya yang menggunakan aksara Pallawa. Mungkin orang awam, kayak yang punya belog ini masih bingung kalo masih dalam bentuk setengah mateng kayak gini. Nggak usah heran, karena tulisan itu masih dalam bahasa Sansekerta, sekali lagi ini bukan bahasa asal tulis aja. Nah, setelah diutak-atik oleh ahli epigrafi lagi, jadinya kayak gini… Eng ing eng : Continue Reading

Balada (sedih) latian nari

19 February 2010 | 10 Comments »

Beberapa hari ini aku sangat capek.. Nggak heran, setelah pulang sekolah ada aja kegiatannya. Biasanya, kalo pelajaran udah to be continue lansung buka leletop kesayangan terus browsing2, kalo ada guru, langsung buka situs pelajaran. Haha

Sendra tari yang KEREN!

Sendra tari yang KEREN!

Tapi belakangan emang ada kegiatan yang nggak bisa dilewatkan… NARI! Ya, itu kegiatan baruku.. Setelah guru kesenian mengumumkan akan ada praktek nari, langsung aja cari guru les yang untungnya professional. Untungnya dia sabar ngajari aku yang (9 taun lalu) jago nari ini..
*sekarang sih udah kaku-kaku sendinya* Continue Reading

Eksperimen “mesin waktu di Philadelphia

8 February 2010 | 18 Comments »

Pernah lihat Star War kan? Adegan yang berpindah antar galaksi dengan waktu yang sangat singkat itu 100% fiksi ilimiah. Tapi ternyata percobaan ini pernah dilakukan di Philadelphia, Amerika Serikat yang lebih terkenal dengan sebutan Philadelphia Experiment (Eksperimen Philadelphia).

Philadelphia

The Philadelphia Experiment was an alleged naval military experiment at the Philadelphia Naval Shipyard in Philadelphia, Pennsylvania, sometime around October 28, 1943, in which the U.S. destroyer escort USS Eldridge was to be rendered invisible (i.e. cloaked) to human observers for a brief period. It is also referred to as Project Rainbow. Continue Reading

Snesapora 2009 : Konser akhir tahun Snesa

3 February 2010 | 8 Comments »

Maaf banget kalo banyak nama band yang gak aku hapal :D

Di sekolahanku, setiap tahunnya paling tidak ada 2 acara pensi (Pentas Seni) yang (harus) melibatkan murid-muridnya. Yang pertama acara waktu tengah semester dan yang kedua di akhir tahun pelajaran. Akhirnya, bulan Desember kemarin, tepatnya 21-22 desember 2009 acara pensi tahunan dilaksanakan di lapangan dengan nama “snesapora”. Posting ini lanjutan dari “reportase” pensi tahun lalu yang udah aku tulis di blog lamaku

Tebak, dimana diriku.. :D

Pensi tahun kemarin diadakan bersamaan sama acara final olahraga (yang paling terkenal tetep sepakbola), mungkin itu kenapa dinamakan snesapora. Acara diadakan 2 hari, kalo 1 hari katanya panitia nggak cukup. Di hari pertama, memang bisa dikatakan penampilannya para “junior” (penampilan band kelas 7 & beberapa kelas 8). Minat murid-murid snesa di bidang seni memang bisa dikatakan tinggi. Tapi sayang dari tahun ke tahun pesertanya semakin menyusut, efek global warming kali.. Continue Reading

21 Guns – Greenday

19 January 2010 | 4 Comments »

Do you know what’s worth fighting for,

When it’s not worth dying for?
Does it take your breath away
And you feel yourself suffocating?
Does the pain weigh out the pride?
And you look for a place to hide?
Did someone break your heart inside?
You’re in ruins

Continue Reading

Belajar Fotografi dan Jogjakarta

30 December 2009 | 34 Comments »

Aku nulis catatan ini setelah kurang lebih 8 jam lalu baru pulang dari kota budaya, Djokjakarta barengan rombongan sekolah ayah, SMPN 1 Dongko

Jogjakarta, kota Gudeg, kota Wisata, Kota Wisata, kota eks-Ibukota RI atau apalah sebutannya telah kutinggalkan 8 jam lalu. Banyak yang aku dapakan disana, cara nawar barang biar 60% lebih murah, menigkatkan kewaspadaan waktu hujan dan yang paling berharga : TERNYATA ADA JUGA MALING PAYUNG.

Yak, itu memang benar benar ada. Alkisah ketika sudah naik di tahta Candi Borobudur (yang ternyata berada di Kota Magelang, nggak di Jogja seperti koar-koarnya, CMIIW) aku diminta memfoto ayahku dengan rombongan sekolahnya. Setelah melipat payung dan ditaruh didekat stupa tanpa kepala, mulailah aku bertugas dengan asistenku, Camdig Kodak. Jepret kiri, jepret kanan selesailah amanah ini. Setelah itu kulihat payung tadi, dan ternyata udah raib! Spontan aku berpikir ala detektif.. Pegang kepala, cek sidik jari, cek sepatu, dan periksa foto (barangkali tersangkanya narsis waktu aku bertugas). Tapi seberapa kerasnya aku berpikir sampai kepala berasap, nggak ketemu juga tuh tersangka. Hebat, pasti malingnya sekelas Kaito Kid.. (ketahuan kalo Conan holic, hehe). Ah,, tapi biarlah mungkin emang rezeki tuh maling..

Terlintas di pikiran untuk membuat payung dengan PIN code untuk bisa membukanya,, haha Continue Reading

Introducing : Nasi Herbal Geghog Rice

26 December 2009 | 12 Comments »

Dijamin makanannya sekeren judulnya. :D

Gimana udah ngiler belom? Kalo udah ngiler, yo wis.. Brenti baca sampek dini

Pertama-tama, saya mau ngasih tau kalo saya ndak pinter ilmu sejarah, jadi kalo ada yang miskol-miskol “Kenapa disebut nasi Geghog?” langsung takbawa ke bakul alias penjualnya okeh!

Geghog Rice

Sorry, gambarnya bajakan. Gak bawa kamera soalnya

Nasii Geghog atau yang dikenal orang bule sebagai Geghog Rice adalah makanan rakyat paten  desa Bendungan Trenggalek, Jawa Timur. Keliatannya, Geghog Rice ini emang indah dengan bungkus daun pisangnya. Secara, back to nature gitu lohhh Continue Reading

Bisnis dukun cilik yang menggiurkan

25 December 2009 | 8 Comments »

Masih kenal Ponari kan?? Ya, pengusaha Ponari Sweat ini memang sudah lama tidak terdengar suaranya. Tapi bukan berarti bisnisnya itu mati gaya (maaf, bukannya promosi salah satu layanan telepon seluler), justru semakin mengibarkan bendera perusahaannya lebih luas. Kata kabar angin, kekayaan si dukun cilik ini sudah mencapai 1,3 Milyar. Wow!

Ponari sweat

Minuman isotonik, ponari sweat

Pemilik nama lengkap Ponari Astaman ini memang seorang pengusaha yang sukses.. Bahkan mungkin bisa disetarakan dengan om Bob Sadino, seorang enterpreneur yang terkenal sejak dulu. Bahkan mungkin Ponari ini lebih hebat. Bagaimana tidak, walaupun umurnya dibawah 20 tahun dia sudah mengumpulkan nilai yang sangat besar bagi kebanyakan orang. Continue Reading

Switch to our mobile site