Eksperimen “mesin waktu di Philadelphia

8 February 2010 | 18 Comments » | Abid Famasya, in Nggak bohong

Pernah lihat Star War kan? Adegan yang berpindah antar galaksi dengan waktu yang sangat singkat itu 100% fiksi ilimiah. Tapi ternyata percobaan ini pernah dilakukan di Philadelphia, Amerika Serikat yang lebih terkenal dengan sebutan Philadelphia Experiment (Eksperimen Philadelphia).

Philadelphia

The Philadelphia Experiment was an alleged naval military experiment at the Philadelphia Naval Shipyard in Philadelphia, Pennsylvania, sometime around October 28, 1943, in which the U.S. destroyer escort USS Eldridge was to be rendered invisible (i.e. cloaked) to human observers for a brief period. It is also referred to as Project Rainbow.

Eksperimen ini dipelopori oleh kemiliteran Amerika Serikat yang ingin membuktikan sebuah teori dari ilmuwan jenius Albert Einstein yang mengatakan bahwa manusia terhubung dengan dimensi lain, yaitu dimansi waktu. Pernah dengar tentang hubungan ruang dan waktu? Hubungan itu juga mempengaruhi teori einstein lain, relativitas.

Teori Eistein yang digunakan dalam percobaan ini adalah Unified Field Theory (teori pengatuan medan) yang merupakan teori tentang penyatuan medan magnet dengan gravitasi. Dengan melaksanakan teori tersebut, jika dihubungkan dengan teori ruang dan waktu dan diciptakan sebuah medan magnet yang kuat, maka diperkirakan akan menyebabkan suatu benda akan berubah dimensinya (tak tampak). Dalam kata lain, tujuan eksperimen ini adalah membuat MESIN WAKTU.

eldridge

Pasukan AL Amerika, mengadakan percobaan yang didasari teori ini pada Perang Dunia 2 (tepatnya 1973) di kapal perang USS Eldridge.  Disebut Philadelphia Experiment karena letak percobaanya di Philadelphia, AS.

Kapal perang tersebut memuat 2 generator, 1 generator menghasilkan pulsa magnetik dan yang satu lagi tidak dihidupkan. Memang terjadi aliran medan magnetik disekeliling kapal, dan hasilnya kapal berhasil dipindahkan.

Saat eksperimen dilakukan, terlihat sinar kehijauan (menyerupai kabut). Lama-kelamaan, kapal tersebut diselimuti kabut hijau dan menghilang. Saat diteliti, kapal ini benar-benar berpindah dari Philadelphi ke Norfolk, Virginia. secara garis besar, eksperimen ini membuktikan keakuratan Unified Theory.

Menurut bekas awakk kapal tersebut, bercobaan benar-benar berhasil. Mereka berhasil membuat ruang waktu yang berbentuk spiral yang mempunyai radius sekitar 90 meter dari pusat pancaran magnetik. Benda yang berada di radius tersebut memang lenyap dari pandangan, tapi masih dapat diraba. Ketika kapal itu lenyap dari pandangan, hanya lekukan kapal pada permukaan air yang yang kelihatan. Ketika gaya magnetik semakin diperkuat, manusia juga turut lenyap, dan untuk menemukan, harus dengan jalan rabaan. Mereka baru tampak kembali setelah keluar dari medan magnetik itu. Mereka menyebutnya  “sedang mencair”.

Memang percobaan tersebut berhasil dilakukan, tapi tetap ada korban. Beberapa awak kapal tersebut ada yang meninggal, hilang ingatan, bahkan ada yang lengket dengan mesin. Efek baiknya, ada yang indra keenamnya semakin tajam. Uniknya, ada juga yang masih membawa efek percobaan itu dengan menghilang sementara dan muncul lagi. Hal ini membuat bingung orang2 disekitarnya.

Akhirnya, para ilmuwan masih meneliti peristiwa ini. Mereka masih mengaitkannya dengan hilangnya kapal di daerah Segitiga Bermuda dan dengan cara menghilangnya UFO.

Jadi,, apakah DORAEMON itu benar2 animasi?? Wallahu’alam