<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Let&#039;s Inspired</title>
	<atom:link href="http://abidfamasya.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abidfamasya.com</link>
	<description>inspirasi dari para &#039;makhluk&#039; yang bernama blogger</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Jun 2010 03:05:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ayo berpikir Outside the Box!</title>
		<link>http://abidfamasya.com/ayo-berpikir-outside-the-box.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/ayo-berpikir-outside-the-box.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 03:05:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Out of Topic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Pada waktu saya kelas 7 dulu, guru Fisika saya cukup unik. Beliau mengkondisikan kami, murid-muridnya agar berpikir kreatif. Suatu saat ada sebuah pertanyaan : Jika ada 2 benang yang digantung di langit-langit, coba kalian samakan jarak kedua benang dengan panjang masing-masing benang dengan hanya menggunakan gunting . Dalam sekejap kami melontarkan berbagai teori serius, setengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada waktu saya kelas 7 dulu, guru Fisika saya cukup unik. Beliau mengkondisikan kami, murid-muridnya agar berpikir kreatif. Suatu saat ada sebuah pertanyaan : Jika ada 2 benang yang digantung di langit-langit, coba kalian samakan jarak kedua benang dengan panjang masing-masing benang dengan hanya menggunakan gunting . Dalam sekejap kami melontarkan berbagai teori serius, setengah menghayal sampai yang paling konyol. Rata-rata kami menggunakan alat-alat diluar yang disebutkan tadi.</p>
<p><img src="http://img199.imageshack.us/img199/8575/log1y.png" alt="ilustrasi" width="300" height="164"/></p>
<p>Beberapa saat kemudian, kami mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah. Guru saya akhirnya memberi jawaban yang mencengangkan : Gunakan gunting sebagai bandul, ayunkan gunting tadi sampai mengenai benang satunya lalu gunting tepat dimana bandul itu diikatkan maka akan sama. Saya cengengesan aja mendengarnya. Selama ini, pandangan saya terhadap gunting ya cuma buat nggunting..<span id="more-263"></span></p>
<p><img src="http://img227.imageshack.us/img227/5518/log2.png" alt="caranya" width="300" height="164"/></p>
<p>Akhirnya saya sadar kalau kita mesti <em>think outside the box</em>, berpikir diluar kebiasaan. Dengan berpikir diluar kebiasaan, selain mengasah kreativitas juga cukup ampuh memecahkan banyak masalah.</p>
<p>Sekarang saya punya satu kasus : coba hitung ada berapa butir pada satu kilo beras..  Hayo, dicoba dulu..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/ayo-berpikir-outside-the-box.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penghilang stress 2.0</title>
		<link>http://abidfamasya.com/penghilang-stress-2-0.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/penghilang-stress-2-0.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 12:50:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fakta...]]></category>
		<category><![CDATA[blog lucu]]></category>
		<category><![CDATA[gila]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[ketawa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Strees nggak bisa dilepaskan di abad ke 21 ini. Ada aja alasan untuk jadi stress. Kerjaan yang menumpuk, perhatian keluarga yang kurang sampai masalah cinta bisa jadi alasan utamanya. Apalagi mereka yang dituntut rutinitas harian yang bahkan bisa mereka kerjakan dengan menutup mata saking hafalnya. Seorang pekerja kantor yang setiap hari datang ke kantor-macet-makan siang-pulang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Strees nggak bisa dilepaskan di abad ke 21 ini. Ada aja alasan untuk jadi stress. Kerjaan yang menumpuk, perhatian keluarga yang kurang sampai masalah cinta bisa jadi alasan utamanya. Apalagi mereka yang dituntut rutinitas harian yang bahkan bisa mereka kerjakan dengan menutup mata saking hafalnya. Seorang pekerja kantor yang setiap hari datang ke kantor-macet-makan siang-pulang malam-tidur bisa jadi contoh.</p>
<p>Tapi jangan khawatir, banyak sumber penghilang stress di dunia. Sampul majalah anak, buah-buahan tropis, sampai kucing makan pun bisa kita tertawakan jika mau. Tapi kali ini saya fokus ke penghilang stress yang ada di Internet. Sebenarnya, terlampau banyak untuk dihitung dengan semua jari di tubuh kita. Saya cukup sebutkan beberapa aja</p>
<ul>
<li>Chickenstrip<br />
Ini blog favorit saya yang hampir selalu berhasil membuat saya tertawa. Ilustrasi si ayam -si internet geek- yang konyol menyikapi kemajuan teknologi saat ini jadi alasan saya tertawa. Kalau tidak salah, blog ini juga mendapat pernghargaan Inspiring Blog dari Internet Sehat Award. Saking terkenalnya tokoh si ayam ini, mas niwat0ri juga diminta mengisi kolom harian di Yahoo! Indonesia<br />
<a href="http://chickenstrip.org"><img src="http://d.yimg.com/gg/u/3c8c90613bb034585afb6b7ad5e1d5449b5c2dcf.png" alt="" width="500" height="259" /></a></li>
<li>Mustova<br />
Temanya hampir sama dengan blog-nya si ayam di atas. Karakter makhluk hijau-bulat dan lucu menjadi tokoh utamanya. Ceritanya yang segar membuat blog ini juga sangat layak untuk dikunjungi.<br />
<a href="http://mustova.com"><img src="http://farm2.static.flickr.com/1192/4610882488_67722937dd_o.png" alt="" width="320" height="898" /></a></li>
<li>Bulengehe<br />
Masih dengan blog. Blogger <em>import</em> dari Australia -yang juga mampu berbahasa Indonesia fasih- ini juga harus kamu kunjungi. Secara ajaib, dia bisa menggunakan bahasa <em>slang</em> lu gue dengan lancar, mungkin lebih lancar dari saya. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Si bulengehe nggak malu memposting hal-hal pribadi tentang dirinya. Yang unik, <em>pure</em> bule ini seneng sama yang namanya Dangdut.<br />
<a href="http://bulengehe.blogspot.com">http://bulengehe.blogspot.com</a></li>
<li>Kaskus » Jokes Forum<br />
Mungkin ini satu-satunya forum yang saya sebutkan disini. Dikelola dengan sangat baik oleh para <em>joker-joker</em> senior membuat forum ini selalu punya humor baru di dalamnya. Apalagi sejak sule -pemain OVJ- bergabung. Secara otomatis bertambah pula humor segarnya. Sayangnya nggak sedikit humor yang jorok di forum ini.<br />
<a href="http://www.kaskus.us/forumdisplay.php?f=9">http://www.kaskus.us/forumdisplay.php?f=9</a></li>
<li>Anang&#8217;s Blog<br />
Salah satu blog favorit saya juga. Postingan dia yang nggak jauh-jauh dari kehidupan sehari-hari kadang-kadang diwarnai dengan ilustrasi konyol. Walau terkadang serius&#8230; Blogger ini aseli daerah saya lo. Trenggalek, Jatim <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
<a href="http://anangku.blogspot.com">http://anangku.blogspot.com</a></li>
<p><span id="more-251"></span></ul>
<p>Yah, mungkin itulah blog dan forum yang sangat saya rekomendasikan buat kalian yang pengen istirahat sebentar setelah baca tulisan ini. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ada yang mau nambahin?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/penghilang-stress-2-0.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada apa dibalik Facebook Zero?</title>
		<link>http://abidfamasya.com/ada-apa-dibalik-facebook-zero.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/ada-apa-dibalik-facebook-zero.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 03:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Nulis]]></category>
		<category><![CDATA[dibalik facebook zero]]></category>
		<category><![CDATA[facebook 0]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia facebook 0]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hari lalu Facebook mengumumkan secara resmi fasilitas terbarunya lewat blog. Fasilitas yang dinamai Facebook Zero ini menawarkan akses gratis bagi pengguna operator seluler yang telah bekerjasama dengan Facebook. Di Indonesia sendiri Telkomsel, Axis dan Three setuju untuk mendukung Facebook Zero ini.

Sebagai manusia biasa, saya juga nggak tahan godaan untuk mencoba fasilitas baru ini. Lumayan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak hari lalu Facebook mengumumkan secara resmi fasilitas terbarunya lewat blog. Fasilitas yang dinamai Facebook Zero ini menawarkan akses gratis bagi pengguna operator seluler yang telah bekerjasama dengan Facebook. Di Indonesia sendiri Telkomsel, Axis dan Three setuju untuk mendukung Facebook Zero ini.</p>
<p><img src="http://www.mobilephonereviews.org/wp-content/uploads/2010/02/facebook-zero-300x234.jpg" alt="" /></p>
<p>Sebagai manusia biasa, saya juga nggak tahan godaan untuk mencoba fasilitas baru ini. Lumayan, menghemat beberapa rupiah pulsa. Selama ini, memang nggak ada cara yang benar-benar ampuh untuk mengakses facebook dengan gratis, kecuali lewat koneksi wireless. Ketika masuk halaman awal Facebook, ternyata benar. Terpampang jelas tulisan Akses gratis dari Telkomsel.<span id="more-249"></span></p>
<p>Saya pun keasyikan untuk melihat-lihat seperti apa Facebook Zero itu. Ternyata nggak jauh beda dari Facebook Mobile standar. Kecuali foto yang dihilangkan untuk menghemat transfer data, semua persis sama. Saya habiskan kurang lebih 15 menit untuk melihat-lihat status, berbagi komentar dan juga bertukar salam. Akhirnya saya putuskan untuk keluar dari halaman Facebook.</p>
<p>Iseng-iseng saya lihat berapa rupiah pulsa yang saya habiskan setelah mengakses Facebook Zero. Begitu saya cek, ternyata saya telah menghabiskan 5 rupiah untuk transfer data sebanyak 5 Kb (saya pakai school community, jadi akses GPRS-nya murah). Saya tercengang melihat jumlah yang tertulis di layar. Bukannya Facebook menyatakan bahwa akses ini benar-benar gratis. Saya pun mencoba untuk membuka Facebook Zero untuk yang kedua kalinya dengan tanpa mem<em>-posting</em> apapun. Setelah saya cek kembali saya total dikenakan 2 rupiah untuk akses 2 kb. Benarkah layanan gratis ini?</p>
<p>Saya berpikir agak lama mengapa masih ditarik bayaran sampai saya memperoleh satu kesimpulan. Layanan ini hanya dikenakan buat akses facebook saja. Nggak lebih. Kalau saja kita login, tentu aja ditarik bayaran karena kita ngirim sesuatu ke server facebook. Mungkin saja kan layanan cuma akal-akalan telkomsel buat meningkatkan jumlah pangguna. Apa ini benar?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/ada-apa-dibalik-facebook-zero.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata iseng juga butuh strategi!</title>
		<link>http://abidfamasya.com/ternyata-iseng-juga-butuh-strategi.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/ternyata-iseng-juga-butuh-strategi.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 00:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Out of Topic]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[smpn 1 trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>
		<category><![CDATA[v-toe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai janjiku beberapa jam lalu, inilah taktik untuk ngerjain  temanku yang lagi ulang tahun. Sebenarnya sih rencana buat ngerjain  temanku sudah ada dari kemarin. Tapi baru tadi pagi direncanakan. Benar,  walau baru beberapa jam sudah bermunculan ide-ide aneh dari otak kami.
Kemarin, sekitar pukul 9 pagi, ada temanku yang ngirim SMS yang isinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuai janjiku beberapa jam lalu, inilah taktik untuk ngerjain  temanku yang lagi ulang tahun. Sebenarnya sih rencana buat ngerjain  temanku sudah ada dari kemarin. Tapi baru tadi pagi direncanakan. Benar,  walau baru beberapa jam sudah bermunculan ide-ide aneh dari otak kami.</p>
<p>Kemarin, sekitar pukul 9 pagi, ada temanku yang ngirim SMS yang isinya  ngajak buat merayakan (sebenarnya mengerjai) teman kami yang berulang  tahun ke 16. Katanya aku suruh datang ke rumah Tsalits pukul 11 dengan  catatan nggak boleh telat. Oke, aku datang pukul 11 kurang 4 menit. Dan  akhirnya semua datang pukul 11 lebih&#8230;.. 60 menit. Batas toleransi yang  SANGAT normal. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  . Untungnya tuan rumah menyediakan pisang goreng  sebagai teman bengong.</p>
<p>Rencana awal, si Risfa kami undang untuk nge-<em>share</em> koleksi  foto selama di snesa. Dengan modal flashdisk yang sebenarnya nggak ada  foto teman-teman sama sekali, aku nekat aja. Dan, <em>bingo</em>! Dia  datang sekitar pukul 12.40. Kami pun menyambutnya dengan dibuat-buat.<span id="more-230"></span></p>
<p>Setelah beberapa saat berbasa-basi (nanyain foto, transfer film,  minta foto, dan hal-hal-penting-lainnya) kami mulai mengamankan  barang-barang yang berpotensi tidak tahan air. Seperti leletop, HP dan  barang elektronik lainnya. Dan&#8230;&#8230;&#8230;. WALLA! Pesta dimulai!</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 501px"><img src="http://img21.imageshack.us/img21/3084/dsc00359tc.jpg" alt="" width="491" height="368" /><p class="wp-caption-text">Pasukan huru-hara</p></div>
<p>Kebrutalan dimulai dengan menumpahkan cairan bertepung (lebih  mudahnya disebut tepung yang dicairkan) ke rambut Risfa. Yak, sukses  besar! Dia pun <em>cengengesan </em>karena kebasahan. Hal yang kami  lupakan adalah dia pakai kacamata. Dan itu belum kami amankan.  Kecerobohan terjadi. Tsalits yang membawa senjata kami satu-satunya,  tepung beras lengah dan mengakibatkan senjata itu bisa direbut Risfa  yang mempunyai kekuatan badak. Kesalahan FATAL!</p>
<p>Oke, tapi kami tidak akan menyerah. Setelah berunding sedikit,  sepertinya Yoga punya ide melindungi diri dengan Helm! Yak, ide brilian.  Memang beberapa motor terparkir secara liar di depan dan dengan <em>stock</em> helm yang memadai. Sayangnya persediaan helm di dalam sudah habis  dipakai nanang dan Yoga. Akupun keluar mencari <em>stock</em> yang masih  ada. Dan akhirnya helm biru berstiker jadi pilihan. Bisa ditebak, itu  adalah helmnya (N)Anang W.S . Biarlah dia berteriak-teriak, yang penting  bagian rambut dan otakku bisa terlindung. Setelah itu kami juga harus  mencari amunisi baru.</p>
<p>Berbekal uang 5000 dari sumbangan Tyas dan Aan, aku berburu amunisi  sendirian. Akhirnya, aku dapat 2 amunisi baru. Begitu kembali ke lokasi  perang, ternyata Risfa telah mendapat sekutu! Dia adalah adik sang tuan  rumah. Tak apalah.</p>
<p>Perang terus berlanjut. Kami sangat beruntung dengan kembalinya  amunisi kami yang direbut berkat usaha Risyaf. Ternyata perlawanan masih  berlanjut. Dengan cerdiknya, Risfa sembunyi ke suatu tempat yang hampir  tidak mungkin dicapai senjata kami. Kamar mandi yang dikunci. Sekedar  tahu saja, kamar mandi ini berada di sebelah sumur sejajar rumah bagian  belakang. Lokasinya memang mudah dijangkau dan tersembunyi. Disitu,  Risfa mengambil <em>cibok</em> (gayung) yang diisi air. Terkadang dia  menyerang balik dengan senjata barunya itu. Sekali lagi, kami nggak  berani dekat-dekat. Maklum, tepung dicampur air bisa lengket luar biasa.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><img src="http://img338.imageshack.us/img338/8971/mov00362mp4snapshot2202.jpg" alt="" width="320" height="240" /><p class="wp-caption-text">Korban perang</p></div>
<p>Kami mundur perlahan-lahan dengan menyusun strategi baru. Akhirnya  ide brilian Nanang muncul. Ya, akhirnya kami mulai menyerang kembali  menggunakan MANTEL. Haha, sebuah senjata anti huru-hara. Aku pun berani  jadi relawan untuk membuka kunci kamar mandi. Sepertinya batas atas  kamar mandi tidak terlalu tinggi. Selanjutnya aku berjalan dengan  membelakangi Risfa. Tapi ternyata tetap gagal. Selain bau mantel yang  sangat nggak enak (skala : 7 dari 10 tingkat bau kaus kaki), lengket dan  juga kunci terlalu sulit untuk dibuka. <em>Strategy failed..</em></p>
<p>Video mulai dinyalakan saat perang sudah berlangsung sekitar 40  menit. Sebagai juru kamera, Yoga mulai merekam kegiatan kami. Aku tahu  kenapa dia begitu. Dia nggak mau basah.Namun perang terus berlanjut.  Taktik selanjutnya adalah taktik bisu. Caranya, kami pura-pura pergi dan  berfoto ria di luar dan salah satu dari kami sebunyi dibalik tembok  dekat kamar mandi. Kami tahu kalau <em>tersangka</em> nggak kuat kalau  lihat orang lain berfoto tanpa dirinya. Dan akhirnya,,<em> bingo!</em> Dia  keluar juga. Tarik menarik tidak bisa disangkal. Adonan tepung cair  sudah disiapkan, tinggal menumpahkan saja di kapala tersangka. Sekali  lagi, kami apes, wadah cairan itu ternyata bisa ditampik dengan mudah  sehingga tumpah ke tempat yang tidak diharapkan, ke kepalaku dan kepala  Aan. Aku terdiam dan kawan-kawan tertawa&#8230;</p>
<p>Huff,,,, sungguh perlawanan yang sengit.</p>
<p>Cara terakhir akhirnya ditempuh. Cara damai. Perang kami akhiri  walaupun tidak mudah, kami tetap disiram dengan air. Aku ada ide dengan  memakai bak mandi sebagai pelindung untuk pergi ke kran. Yup, cara ini  sukses besar sekaligus tak berguna. Aku baru sadar Risfa sudah  menyingkir dari tadi. Sungguh membuang tenaga&#8230;</p>
<p>Hal terakhir yang belum dilaksanakan adalah ngasih &#8220;hadiah&#8221; ke Nanang. Dari tadi dia tetep di dalam rumah karena nggak mau kotor. Tiga algojo pun menghampirinya. Dan akhirnya, dia kotor juga. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><img src="http://img526.imageshack.us/img526/7448/mov00362mp4snapshot1725.jpg" alt="" width="320" height="240" /><p class="wp-caption-text">Akhirnya dapat juga!</p></div>
<p>Acara ini ditutup dengan makan roti bersama. Entah disengaja ataupun  tidak, ternyata Roti yang disediakan telah dinodai oleh Sensi. Dia telah  mendudukinya. Mungkin dia mencoba merasakan roti dengan pantatnya (maaf  agak jorok). Aku makan agak telat karena sholat dulu. Setelah kembali  ke ruang tamu, spontan aku bertanya (sudah dibasa Indonesiakan):</p>
<p>Aku        : “Eh&#8230; Ni mana yang udah terkontaminasi”<br />
Tyas       : “Itu yang besar..”<br />
Aku        : “Lha ini tinggal 2 biji besar-besar semua”<br />
Sari         : “Pilih aja ndiri&#8230;.”</p>
<p>Oke, aku mengandalkan keberuntungan untuk milih roti. Tapi beberapa  saat kemudian ada komentar yang membuatku ragu</p>
<p>Nanang                 : “Eh, jangan diabisin.. Ni rasanya kayak  lilin!”<br />
Aku                        : “Ah, masak&#8230;. Bohong kamu”<br />
Nanang                 : “ Sumpah. Coba aja ndiri”</p>
<p>Aku pun merasakan sedikit. Benar, rasanya seperti lilin. Apalagi  krimnya. Nggak tahu lidahku sama Nanang sejenis ato emang rasanya gini.  Emang sih tadi dikasih lilin biar bagus, tapi masak langsung meleleh  jadi <em>toping</em>&#8230; Lagian rotinya juga keras banget. Sungguh  perpaduan roti yang menghancurkan selera kerotianku. Satu satunya yang  bisa dipuji dari roti ini adalah aromanya yang bikin lapar.  Sampai-sampai waktu aku menulis ini aromanya masih terasa. Aku putuskan  untuk mem-blacklist toko yang jual roti jenis ini. Herannya, teman-teman  semua abis termasuk punya Nanang. Yang aku lakukan selanjutnya adalah  duduk</p>
<p>Aku        : “Kok ada yang <em>ngganjel </em>ya&#8230; Liating dong aku  duduk diatas apa”<br />
Temen  : “Woi!! Kamu duduk diatas roti!”<br />
Aku        : “Apa??!!”</p>
<p>Sekali lagi aku terdiam. Tsalits juga berkomentar “Kamu nggak belajar  dari pengalaman”. Mungkin benar juga. Huff, percuma aku tadi rela  basah-basahan bersihkan celana dari tepung. Akhirnya aku lap saja sama  tissu.</p>
<p>Semua itu akhirnya terobati dengan hadirnya sebungkus Rujak yang  jauuuh lebih enak daripada roti tadi. Ah, lega&#8230; Sekarang kamu ada  kerjaan, perutku&#8230;.</p>
<p>Kami akhirnya bubar pukul 3 dengan pengalaman yang menyenangkan.  Let’s do that again, guys&#8230;..  Next year! Haha <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/ternyata-iseng-juga-butuh-strategi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Writing new Post</title>
		<link>http://abidfamasya.com/writing-new-post.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/writing-new-post.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 03:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Nulis]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[idle]]></category>
		<category><![CDATA[new post]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Sorry, I&#8217;ve been idle for a long time&#8230;..

Yak, banyak hal yang harus aku selesaikan. Setelah dipecat dari sekolahku, SMPN 1 Trenggalek, aku bakalan nyoba juga di SMA yang favorit di Trenggalek.. Tebak aja deh. Ada kabar buruk.. File yang aku siapkan buat neruskan sekuel gagal Ujian Nasional Part 1 ternyata hilang entah dimana. Kemungkinan terbesar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Sorry, I&#8217;ve been idle for a long time&#8230;..</p></blockquote>
<p><img src="http://indikablog.files.wordpress.com/2009/02/writing.jpg" alt="" /></p>
<p>Yak, banyak hal yang harus aku selesaikan. Setelah dipecat dari sekolahku, <a href="http://www.smp1trenggalek.net">SMPN 1 Trenggalek</a>, aku bakalan nyoba juga di SMA yang favorit di Trenggalek.. Tebak aja deh. Ada kabar buruk.. File yang aku siapkan buat neruskan sekuel <span style="text-decoration: line-through;">gagal</span> <a href="http://abidfamasya.com/ujian-nasional-2010-part-1.html">Ujian Nasional Part 1</a> ternyata hilang entah dimana. Kemungkinan terbesar ya aku belum nulis. hehe..</p>
<p>Karena sekarang karena banyak tes yang sudah diselesaikan, <em>I am almost free now!! Hurry up! </em> <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  dan akhirnya <a href="http://abidfamasya.com">belog</a>-ku ini akan semakin banyak makanannya. Tapi nanti dulu, sekarang masih ada tugas yang harus diselesaikan.. <strong>Ngerjain teman</strong>! Memang sekarang temanku, Nurlaili Adkhi Risfa Faiza ultah. Jadi, inilah event bales dendam setelah aku dilempar telor 2 taun lalu. Ntar bakalan ada kok ceritanya. <em>See ya</em>!</p>
<p>Gambar : <a href="http://indikablog.wordpress.com">http://indikablog.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/writing-new-post.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Nasional 2010 (part 1)</title>
		<link>http://abidfamasya.com/ujian-nasional-2010-part-1.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/ujian-nasional-2010-part-1.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 04:08:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Nulis]]></category>
		<category><![CDATA[arvitoe]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[smp trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[ujian nasional 2010]]></category>
		<category><![CDATA[UN SMP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[setelah bengong beberapa menit karena mikir judul yang pas, akhirnya cerita Ujian Nasional ini kubuat sekuel aja.  

Sebagaimana anak-anak normal kelas sembilan lain, 3 hari lalu adalah hari terakhirku mengerjakan Ujian Nasional selama 4 hari. Walau nggak terlalu berdebar-debar tapi ujian itu tetap menguras kemampuan otakku yang bentuknya lebih besar dari otak keong ini.
At [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>setelah bengong beberapa menit karena mikir judul yang pas, akhirnya cerita Ujian Nasional ini kubuat sekuel aja. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<p><img src="http://andreloh.info/wp-content/uploads/2009/12/ujian-nasional.jpg" alt="" /></p>
<p><span style="font-size: small;">Sebagaimana anak-anak normal kelas sembilan lain, 3 hari lalu adalah hari terakhirku mengerjakan Ujian Nasional selama 4 hari. Walau nggak terlalu berdebar-debar tapi ujian itu tetap menguras kemampuan otakku yang bentuknya lebih besar dari otak keong ini.</span></p>
<p><em>At the first day</em> entah mimpi apa waktu itu, aku bangun lebih pagi dari biasanya. Nggak tau kenapa <em><span style="font-size: small;">kok</span></em><span style="font-size: small;"> aku begitu semangat pergi ke sekolah. Setelah mandi pagi yang dingin, aku langsung sarapan terus berangkat ke sekolah. Tapi begitu kaki kananku keluar gang rumah, sesuat yang aneh terjadi. Sekolahku kelihatan begitu sepi (maklum, rumahku sekitar 250 meteran dari rumah, red). Oke, aku tetep berangkat dengan muka cuek, aku pikir ini sepi karena kelas 7 dan 8 emang sengaja diliburkan.</span><span style="font-size: small;"> Dan begitu kaki kananku masuk gang sekolah, hal aneh terjadi lagi. Sekolah kali ini benar-benar</span><span style="font-size: small;"> sepi, yang nyelip di penglihatanku </span><span style="font-size: small;">cuma</span><span style="font-size: small;"> beberapa mobil guru dan juga motor. Begitu</span><span style="font-size: small;"> kaki kiriku menyusul saudaranya</span><span style="font-size: small;">, muncul kepala yang tak</span><span style="font-size: small;"> a</span><span style="font-size: small;">sing bagiku, ya itu kepala temenku, wal</span><span style="font-size: small;">au</span><span style="font-size: small;"> tak sekelas. Selanjutnya, aku (basa-basi) ngajak dia ngobrol sambil nunggu </span><span style="text-decoration: line-through;"><span style="font-size: small;">pohon</span></span><span style="font-size: small;"> temen.</span><span id="more-221"></span></p>
<p><span style="font-size: small;">Pukul 06.45 terlampaui. Teman-temanku pun semakin banyak yang berkeliaran.</span><span style="font-size: small;"> Seperti biasa, aku berkumpul dengan kolompok </span><em><span style="font-size: small;">arek visual 7</span></em><span style="font-size: small;"> di depan kelas kami, sebagian tempat ujian memang di kelas 9I yang merupakan hunian kami. Tak seperti teman-teman lain yang masih berusaha belajar, penghuni kelas kami justru sibuk dengan rutinitas mereka, </span><span style="font-size: small;">memanfaatkan lingkungan sekitar dengan imajinasi</span><span style="font-size: small;"> yang </span><span style="text-decoration: line-through;"><span style="font-size: small;">berlebihan</span></span><span style="font-size: small;">.</span><span style="font-size: small;"> Biasanya, tempat sampah bisa dijadikan ring basket atau bahkan jadi kemudi bis. Dan juga gambar Einstein yang dijadikan reog jadi pemandangan sehari-hari.</span><span style="font-size: small;"> Jadi, nggak ada yang nggak berguna di kelasku. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p><span style="font-size: small;">Next, aku mengerjakan soal bahasa Indonesia dengan lancar dan damai tanpa </span><span style="font-size: small;">suara cekikik-an teman-temanku</span><span style="font-size: small;"> (nggak juga sih..)</span><span style="font-size: small;">. Tak ada hal yang cukup mengganggu kecual</span><span style="font-size: small;">i</span><span style="font-size: small;"> beberapa soal yang jawabannya baru bisa aku tentukan di 30 menit akhir. Soal UN ini menurutku lebih berbobot dari tahun kemarin, entah benar atau hanya karena aku</span><span style="font-size: small;"> terl</span><span style="font-size: small;">a</span><span style="font-size: small;">lu tegang.</span><span style="font-size: small;"> Akhirnya aku keluar kelas dengan perasaan yang </span><em><span style="font-size: small;">plong</span></em><span style="font-size: small;">. Karena tak boleh langsung pulang, akhirnya murid visual </span><span style="font-size: small;">7 ngumpul lagi tanpa dikomando.</span></p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img src="http://satyasembiring.files.wordpress.com/2008/03/467635_dmr-silang-ljk.jpg" alt="" width="400" height="268" /><p class="wp-caption-text">Mengisi LJUN yang salah</p></div>
<p><span style="font-size: small;">Pada hari kedua, pelajaran B. Inggris juga tak jauh beda dengan hari pertama.. Soal yang baru bisa dijawab 30 menit akhir, wajah-wajah yang sama (kecual penjaganya) dan </span><span style="font-size: small;">kegilaan lain yang tidak (pantas) disebutkan</span><span style="font-size: small;"> tetap ada hingga jam terakhir dibunyikan.</span><span style="font-size: small;"> Akhirnya pada pukul 10 siang baru bisa bernapas dengan lega karena sekelumit perjalanan terlampaui. Kata orang tua, </span><em><span style="font-size: small;">alon-alon sing penting kelakon</span></em><span style="font-size: small;"> , pelan pelan yang penting pasti, slow but sure. </span><span style="font-size: small;">Biar nggak </span><span style="font-size: small;">salah me</span><span style="font-size: small;">ngartikan</span><span style="font-size: small;">, alon-alon itu bukan alun-alun pusat kota.</span></p>
<p><span style="font-size: small;">Yah, beginilah 2 hari pertama</span><span style="font-size: small;"> Ujian Nasional SMP versi <a href="http://abidfamasya.com">abid famasya</a></span><span style="font-size: small;">, Insya Allah pengalaman </span><em><span style="font-size: small;">part 2</span></em><span style="font-size: small;"> akan segera di-launching setelah yang </span><em><span style="font-size: small;">ngomen </span></em><span style="font-size: small;">berikut ini&#8230;</span></p>
<blockquote><p>gambar dari andreloh.info dan satyasembiring.wordpress.com<br />
<span style="font-size: small;"><br />
</span></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/ujian-nasional-2010-part-1.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Era &#8220;linuxisasi&#8221; untuk pelajar.. Kapan mulai??</title>
		<link>http://abidfamasya.com/era-linuxisasi-kapan-mulai.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/era-linuxisasi-kapan-mulai.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 03:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tulisan formal]]></category>
		<category><![CDATA[kelebihan linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[linux vs windows]]></category>
		<category><![CDATA[linuxisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[smp 1 trenggalek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Bukannya aku ini udah bebas dari &#8220;windows-iasi&#8221;. Tapi aku agak bingung juga dengar temenku yang takut pakek linux dengan alasan yang kurang masuk akal. Takut sulit mengoperasikan linux. Gak tau dia dapet info itu darimana, padahal belom coba. Dia belom tau kalo linux itu juga &#8220;windows versi gratis&#8221;. Mungkin bayangannya linux itu kayak jaman DOS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 330px"><img class=" " src="http://1.bp.blogspot.com/_MFZlSyy0b0s/SLf700wIXPI/AAAAAAAAFRw/JUW_Yu0--R0/s400/linux+army.jpg" alt="" width="320" height="208" /><p class="wp-caption-text">Linux&#39;s army!</p></div>
<p>Bukannya aku ini udah bebas dari &#8220;windows-iasi&#8221;. Tapi aku agak bingung juga dengar temenku yang takut pakek linux dengan alasan yang kurang masuk akal. Takut sulit mengoperasikan linux. Gak tau dia dapet info itu darimana, padahal belom coba. Dia belom tau kalo linux itu juga &#8220;<em>windows</em> versi gratis&#8221;. Mungkin bayangannya linux itu kayak jaman DOS dulu. Mau ngetik angka aja kudu nulis 1 paragraf. Aduh&#8230;..<br />
Kurang lebih gini percakapannya :</p>
<blockquote><p>&#8220;Eh, bid.. Apa tuh? Linux ya?!&#8221;<br />
&#8220;Yak.. bener,, <em>apik to??</em>&#8221;<br />
&#8220;Keren sih keren. Apa nggak takut rusak, ribet.. de el el?&#8221;<br />
&#8220;Alah,.. durung <em>njajal </em>kok wis ribet dulu to? Tapi apik to? Mau nyoba?&#8221;<br />
&#8220;Ntar ada konfilk driver&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Coba, dulu.. ntar tak bantune (<em>gaya, sok tau. hehe</em>). Pake live CD ae dulu yo!&#8221;<br />
&#8220;Live CD apaan?&#8221;<br />
&#8220;Linuxnya nggak diinstall. Cuma <em>portable</em> gitulan bahasa kerennya alias kalo mainan linux pakek CD dulu. Kalo cocok diinstall&#8221;<br />
&#8220;oke, wis.. Kapan2 leletopku tak bawane&#8221;<span id="more-213"></span></p></blockquote>
<p>Itu kejadian <span style="text-decoration: line-through;">dramtis</span> sejak aku <a href="http://abidfamasya.com/dari-windows-ke-linux-mint.html">dual-boot sama linux mint</a> dulu. Akhirnya ada 1 orang yang mau aku racunin pake linux, walo cuma live CD. Tapi gak papa lah. Itung2 mempopulerkan linux. Dari percakapan itu bisa aku simpulkan kalo dampak windows-isasi masih kuat banget.. Sebenarnya bukan salah temanku sendiri sih, karena sejak dia kenal komputer aku jamin yang dia elus-elus itu adalah WINDOWS XP!</p>
<h2>Kenyataan pertama</h2>
<p>Aku sih mikir kalo ada era linuxisasi.. Di satu sekolah setidaknya muridnya dual boot sama linux. Terus di sekolah guru juga maksa mbuat tugas yang dikerjakan di Linux. Sedihnya, kebanyakan gurunya sendiri juga ngasih tugas kebanyakan &#8220;cuma&#8221; bisa dikerjakan lewat Windows. Orang jawa bilang :</p>
<blockquote><p>Wong tresna jalaran saka kulino</p></blockquote>
<p><em>So, </em>si anak yang sudah kebiasaan pake linux akhirnya <em>addicted </em>alias <em>kecanduan</em> alias <em>mendem. </em>Paling nggak tau dan tertarik lah. Yang lebih parah, guru TI ato <em>ICT</em> nggak berani ato malah nggak bisa pake linux.. Waduh, gimana kalo gini?! Guru kok nggak <em>update </em>sama sekali.. Hehe<br />
*Linux kan keren dan yang penting GRATIS*</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 440px"><img src="http://img.zdnet.com/techDirectory/_SYS76.JPG" alt="" width="430" height="424" /><p class="wp-caption-text">Setengah keren</p></div>
<h2>What should we do?</h2>
<p>Tau kan artinya.. Apa perlu Google Translate? Hehe<br />
Oke.. Sekarang yang perlu dilakukan pertama adalah : memperkenalkan kalo linux itu hebat. Paling nggak apa yang bisa dilakukan di linux lah.. Misal : linux itu buanyak macemnya. Ada yang tampilannya mirip Mac OS, Windows XP ato kalo mau bisa dipermak mirip (bahkan persis) Vista dengna peforma yang lebih ringan..</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 394px"><a href="http://www.technobuzz.net/wp-content/uploads/2009/06/Mac4Lin.png"><img class=" " src="http://www.technobuzz.net/wp-content/uploads/2009/06/Mac4Lin.png" alt="" width="384" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Mac ato Linux ini?</p></div>
<p>Terus, yang lain juga.. Kalo Linux lebih ringan, ada anitvirusnya, beberapa program Windows bisa dibuka di linux dan jangan lupa aga game gratisnya (spesifik : ada yang mirip SWAT).. Ini penting, kebanyakan pelajar suka game, jadi patut diperkenalkan.. <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terus orang yang ahli di linux  juga penting.. Nggak lucu kalo ada anak yang linux-nya error. Terus gak ada yang bantu akhirnya ke bengkel komputer. 90% pasti diisi windows (bajakan) lagi terus akhirnya linux lupa lagi..</p>
<h2>Happy Ending, Sad Ending ato Twist Ending?</h2>
<p>Inilah hasil usaha linuxisasi.. apkah orang yang ketularan itu divaksin sama OS-nya yang lama ato nerusin linuxnya disini hasil akhirnya..</p>
<p>Aku harap sih linuxisasi ini juga dibaca sama orang-orang penting di Departemen Pendidikan ato Menkominfo (ngarep mode : on). Terus IGOS juga dibagusin n disebarkan.. biar banyak orang yang tertarik. Dan kalo ini berhasil ke seluruh Indonesia :</p>
<h5>Peringkat Indonesia atas predikat 10 besar pembajak turun deh.. Hehe</h5>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/era-linuxisasi-kapan-mulai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Random Quotes untuk Wordpress</title>
		<link>http://abidfamasya.com/random-quotes-untuk-wordpress.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/random-quotes-untuk-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 02:00:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips ++]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[custom wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[mengedit wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[php]]></category>
		<category><![CDATA[quote wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress customize]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Posting tentang koding kadang2 boleh kan?! hehe

Kalo kawan-kawan semua teliti, di bagian header belog ini akan muncul berbagai kata inspirasi dari berbagai sumber. Dari lagu, dari film sampek orang-orang terkenal. Nah, kali ini aku mau ngasih script alias file untuk gonta-ganti kata itu. Yah, sedikit coding dari pemula di PHP. Script ini bisa dipake di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Posting tentang koding kadang2 boleh kan?! hehe</p></blockquote>
<p><img src="http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/850238/2/istockphoto_850238-coding.jpg" alt="" /></p>
<p>Kalo kawan-kawan semua teliti, di bagian header belog ini akan muncul berbagai kata inspirasi dari berbagai sumber. Dari lagu, dari film sampek orang-orang terkenal. Nah, kali ini aku mau ngasih <em>script</em> alias file untuk gonta-ganti kata itu. Yah, sedikit <em>coding </em>dari pemula di PHP. Script ini bisa dipake di template wordpress ato di website yang pake PHP</p>
<p>Oke, bahan-bahannya nggak sulit kok. Cukup pake notepad ato apalah. Yang penting jangan pake Word Processor kayak Open Office, ato Microsoft Word. Pertama, donlod scriptnya dbawah, terus buka pake editor tadi..<span id="more-207"></span></p>
<div id="attachment_208" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://abidfamasya.com/wp-content/uploads/2010/03/Capture_3.png"><img class="size-medium wp-image-208" title="Capture_3" src="http://abidfamasya.com/wp-content/uploads/2010/03/Capture_3-300x92.png" alt="" width="300" height="92" /></a><p class="wp-caption-text">Inside blog header</p></div>
<p>Sekarang aku jelasin dikit-dikit fungsi n cara panggunaannya.</p>
<h2>Bagian penting part 1</h2>
<pre>$kalimat = "Seize the day or die regratting .......</pre>
<p>Itu adalah variabel kata mutiara. Beberapa kata mutiara ditulis dalam satu ato beberapa garis terserah asalkan didalam tanda kutip dua (&#8220;kata disini&#8221;). Gimana cara misahin antar kalimatnya? Cukup pake titik koma aja udah beres. Contoh :</p>
<pre>$kalimat = "kata 1<strong>; </strong>kata 2; kata 3"                 //dst</pre>
<h3>Bagian setengah penting</h3>
<p>kalo udah, sekarang ke <em>coding</em> yang agak njlimet n nggak penting-penting amat buat yang pengen make aja. Tapi nggak ada salahnya ditulis kalo yang pengen tau cara kerjanya</p>
<pre>$array = explode(';',$kalimat);
$hitung = count($array);
$random = rand(0,$hitung-1);
echo($array[$random]);
echo"&lt;!-- quote generator created by Abid Famasya --&gt;";</pre>
<p>Pada bagian ini <em>script</em> diperintahkan membuat <em>array. </em>Tiap-tiap kalimat yang dipisahkan tanda titik koma, jadi 1 <em>array</em>. Terus program disuruh ngitung ada berapa array. Jadinya kalo dijabarkan gini :</p>
<pre>$array[0] = kata 1       //array pertama
$array[1] = kata 2       //array kedua
$array[2] = kata 3       //array ketiga</pre>
<p>Terus <em>script</em> disuruh nampilin kata-kata itu secara acak. Dan tara&#8230;.. jadilah kata-kata random.</p>
<h2>Bagian penting part 2</h2>
<p>Nah, kalo udah sampek sini dibutuhkan sedikit <em>skill</em> ngerusak template wordpress. Setidak-tidaknya HTML lah&#8230; Kalo belum tau silakan googling aja. Banyak kok tutorialnya</p>
<p>File mutiara.php silakan diupload ke folder yang sesuai. Kalo aku sih enakan folder tema sekalian. Di dalamnya tinggal ngetik :</p>
<pre>&lt;?php include("mutiara.php"); ?&gt;</pre>
<p>Belom selesai lo.. Kalo mau kata-katanya nongol, fungsi <em>script</em> ini masih harus dipanggil. Nulis fungsinya nggak bisa sembarangan. Tulis di bagian yang diinginkan. Nah disinilah pengetahuan HTML dibutuhkan. Kalo aku sih tak taroh di header. Silakan googling kalo mau belajar ngutak atik.. Kalo udah ketemu tempat yang cocok tinggal ketik</p>
<pre>&lt;?php kata_mutiara(); ?&gt;</pre>
<p>Oke&#8230; Udah selesai tugasnya. Sekarang tulisan <span style="text-decoration: line-through;">bermakna</span> mejeng dengan bangganya.</p>
<div id="attachment_209" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://abidfamasya.com/wp-content/uploads/2010/03/Capture_2.png"><img class="size-medium wp-image-209" title="Capture_2" src="http://abidfamasya.com/wp-content/uploads/2010/03/Capture_2-300x73.png" alt="Keren khan?!" width="300" height="73" /></a><p class="wp-caption-text">keren khan?</p></div>
<p>Untuk selanjutnya, rencananya mau aku utak-atik biar ada database-nya. syukur2 bisa dibuat kompatibel sama wordpress option. hehe <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalo mau ngembangin juga boleh..</p>
<p><a href="http://www.mediafire.com/?nynjgumjozj">Complete file mutiara.zip</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/random-quotes-untuk-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Epigrafi, sang pemecah &#8220;The History Code&#8221;</title>
		<link>http://abidfamasya.com/epigrafi-sang-pemecah-the-history-code.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/epigrafi-sang-pemecah-the-history-code.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 09:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fakta...]]></category>
		<category><![CDATA[ahli epigrafi]]></category>
		<category><![CDATA[apa sih epigrafi]]></category>
		<category><![CDATA[arkeolog]]></category>
		<category><![CDATA[perlu tahu]]></category>
		<category><![CDATA[prasasti]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[
Kali ini aku mau ngasih tau &#8220;sandi ala Indonesia&#8221;, alias aksara. Kenapa sandi? Karena kalo gak orang Indonesia emang susah ngartikannya. hehe  
vvikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya  vishnoriva padadvayam
Eits.. tapi jangan kaget dulu, ini bukan bahasa alien ato bahasa yang ngawur.. Asal tau aja, walo seperti ini, teks ini sudah diterjemahkan dari prasasti aslinya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://taurisa.files.wordpress.com/2008/12/ehem04.jpg" alt="" /></p>
<p>Kali ini aku mau ngasih tau &#8220;sandi ala Indonesia&#8221;, alias aksara. Kenapa sandi? Karena kalo gak orang Indonesia emang susah ngartikannya. hehe <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em>v</em><em>vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya  vishnoriva padadvayam</em></p></blockquote>
<p>Eits.. tapi jangan kaget dulu, ini bukan bahasa alien ato bahasa yang ngawur.. Asal tau aja, walo seperti ini, teks ini sudah diterjemahkan dari prasasti aslinya yang menggunakan aksara Pallawa. Mungkin orang awam, kayak yang punya belog ini masih bingung kalo masih dalam bentuk setengah mateng kayak gini. Nggak usah heran, karena tulisan itu masih dalam bahasa Sansekerta, sekali lagi ini bukan bahasa asal tulis aja. Nah, setelah diutak-atik oleh ahli epigrafi lagi, jadinya kayak gini&#8230; Eng ing eng :<span id="more-198"></span></p>
<blockquote><p><em>Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini  kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman  penguasa Tarumanagara.</em></p></blockquote>
<p>Tara!! jelas bukan?! Ini adalah sebuah teks terjemahan dari prasasti Ciaruteun.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 315px"><img src="http://strongazzam.files.wordpress.com/2009/08/6.jpg" alt="" width="305" height="308" /><p class="wp-caption-text">Ciaruteun in action</p></div>
<p>Kalo kita tarik mundur, profesi epigrafer ini juga nggak kalah pentingnya sama arkeolog. Tanpa bantuan master of code ini nggak bakalan bisa kebaca apa-apa aja yang trjadi pada pemerintahan suatu raja. Istilah kerennya ya tadi, pemecah <em>the history code</em> (nyontek the davinci code boleh khan?!)</p>
<p>Seorang epigrafi tentu saja nggak bisa langsung lancar nerjemahin suatu prasasti terus main kartu. Ada berbagai hambatan alias <em>resistance. </em>Misal saja kalo prasatinya udah tua, maka butuh ketelitian ekstra untuk men-<em>transkripkan</em> huruf-huruf <span style="text-decoration: line-through;">alien</span> itu kedalam bahasa yang mudah dimengerti <span style="text-decoration: line-through;">manusia normal</span>. Meliha aksara-aksara di prasasti Ciaruteun tadi tentu udah kebayang sangat sulit melakukannya. Tapi yah, demi sebuah budaya.</p>
<p>Seorang ahli epigrafi dituntut mengerti bahasa kuno dan menganalisis kejadian apa yang terjadi di masa itu. Jadi mereka bisa bekerjasama dengan arkeolog lain. Selain itu, tentu saja mereka juga setidaknya tahu tentang sejarah kerajaan lain. Karena tidak mustahil antar kerajaan akan bertukar budaya, makanan sampek tukeran baju. hehe <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 480px"><img src="http://adeirawan74.files.wordpress.com/2009/04/prasasti-tugu1.jpg" alt="" width="470" height="275" /><p class="wp-caption-text">Biar gak bosen baca</p></div>
<p>Setelah <em>googling</em> tentang epigrafi, ternyata sangat sedikit para ahli epigrafi yang terekspos. Yah, maklum aja mereka &#8220;hanyalah&#8221; orang-orang dibelakang panggung yang mungkin juga kurang terkenal dibanding para sejarawan lain, tentu juga nggak masuk buku IPS. . <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi aku menemukan seorang ahli epigrafi yang disebut-sebut telah menyelamatkan sejarah Kerajaan Samudra Pasai di Aceh sana. Beliau adalah Taqiyuddi. Mungkin kisahnya terlalu panjang untuk dituliskan, <em>so</em> silakan mampir di forumnya orang aceh : <a href="http://www.acehforum.or.id/taqiyuddin-menyelamatkan-jejak-t24641.html">http://www.acehforum.or.id/taqiyuddin-menyelamatkan-jejak-t24641.html</a></p>
<p>Oiya,, kalo tertarik dengan apa-apa yang dihasilkan ahli epigrafi dan arkeolog silakan <em>panjenengan</em> mampir di <a href="http://arkeologika.wordpress.com/">http://arkeologika.wordpress.com/</a></p>
<p>CMIIW!! <img src='http://abidfamasya.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/epigrafi-sang-pemecah-the-history-code.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Balada (sedih) latian nari</title>
		<link>http://abidfamasya.com/balada-sedih-latian-nari.html</link>
		<comments>http://abidfamasya.com/balada-sedih-latian-nari.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 08:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abid Famasya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asal Nulis]]></category>
		<category><![CDATA[abid famasya]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[latian nari]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[smp 1 trenggalek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abidfamasya.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini aku sangat capek.. Nggak heran, setelah pulang  sekolah ada aja kegiatannya. Biasanya, kalo pelajaran udah to be  continue lansung buka leletop kesayangan terus browsing2, kalo ada  guru, langsung buka situs pelajaran. Haha
Tapi belakangan emang ada kegiatan yang nggak bisa dilewatkan&#8230;  NARI! Ya, itu kegiatan baruku.. Setelah guru kesenian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini aku sangat capek.. Nggak heran, setelah pulang  sekolah ada aja kegiatannya. Biasanya, kalo pelajaran udah <em>to be  continue </em>lansung buka leletop kesayangan terus browsing2, kalo ada  guru, langsung buka situs pelajaran. Haha</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 360px"><img title="Sendra tari yang KEREN!" src="http://www.indonesiamedia.com/2001/october/buday-1001-balingkang1.jpg" alt="Sendra tari yang KEREN!" width="350" height="249" /><p class="wp-caption-text">Sendra tari yang KEREN!</p></div>
<p>Tapi belakangan emang ada kegiatan yang nggak bisa dilewatkan&#8230;  NARI! Ya, itu kegiatan baruku.. Setelah guru kesenian mengumumkan akan  ada praktek nari, langsung aja cari guru les yang untungnya  professional. Untungnya dia sabar ngajari aku yang (9 taun lalu) jago  nari ini..<br />
*sekarang sih udah kaku-kaku sendinya*<span id="more-196"></span></p>
<p>Otomatis aku harus belajar dari nol karena gak ada dasarnya.. Belajar  <em>mendhak</em>,belajar gerakan yang keliatannya gagah, belajar  terlempar karena perang dan tak lupa <em>jaranan</em>.. Semua itu sungguh  kayak hukuman berdiri jongkok menurutku.. Gilanya lagi, si Risyaf malah  ngusulin gerakan ulang 16 kali! Sekali lagi 16 KALI!! Itupun nggak  sekali gerakannya. Ada 4 gerakan yang hitungannya 16  kali. Total, 64  kali tangan ini gerak keatas- kebawah-kesamping.. <em>What the hell  thing&#8230;</em></p>
<blockquote><p>Oh ya, aku tadi belom bilang kalo itu bagian dari  sendra-tari dari kelompokku. Ceritanya diambil dari legenda kabupaten  Trenggalek, Legenda Minak Sopal. Cerita aslinya gak begitu ngerti aku.  Pokoknya yang aku tau ada buaya putih, Gajah dan yang tentu Minak Sopal.</p></blockquote>
<h2>Beberapa menit kemudian..</h2>
<p>Next, gak sampek itu aja, gerakan jinjit “ngrubung” (memutari,red)  juga nggak kalah capeknya (terserah mau bilang keren.. bagiku tetep  menyiksa) buat perang musuh si buaya putih.. Bisa dicoba sendiri kalo  mau. Untungnya ada 3 asistenku (baca : temen) yang mau bantuin ngangkat  nih buaya putih. Dengan sedikit doa dan tenaga <span style="text-decoration: line-through;">dalam</span> terangkat juga nih orang dalam beberapa detik.<br />
*Runz as White Crocodile, weight : &gt; 50 kg*</p>
<p>Oke, adegan adegan ini terus terulang selama 1-2 jam.. Jika udah  lancar,mbak guru ngasih lagi gerakan-gerakan baru. Kalo udah lancar,  baru diulang lagi dari awal.. Gitu terus sampek tadi. Sedihnya, beberapa  gerakan yang baru diajarkan membutuhkan <em>high level skill</em> dengan  gerakan-gerakan yang cepat (dan juga memusingkan!)</p>
<p>Walau aku terus-terusan memahami gerakan dengan sebaik mungkin, tapi  tetep nggak sebagus yang dibayangkan. Bayanganku itu aku nari dengan  gagah, tanpa kesalahan dan berujung pada nilai 9,476 di rapor kelulusan.  Tapi bayangan itu seperti ditiup angin kalo aku liat gerakanku sendiri.  Untungnya temen-temenku yang cowok ngerti. Dengan rasa tenggang rasa  yang tinggi mereka juga membuat kesalahan. Ah, sungguh teman-teman yang  baik&#8230;.</p>
<h2>Akhir balada</h2>
<p>Akibat kegiatan itu, efeknya cukup besar.. Malam-malam sulit banget  buat belajar (uh.. gaya!) karena itu tadi, kecapekan. Dan yang paling  jelek, males mandi. Karena capek tadi itulah, abis pulang, sholat terus  ketiduran sampek adzan maghrib. Apalagi, beberapa lagi ada sedikit acara  yang membutuhkan kerja keras ni otak.. Sungguh hari yang singkat.</p>
<p><em>When it will ends?????</em></p>
<blockquote><p>Gambar menyusul</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abidfamasya.com/balada-sedih-latian-nari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
